"Bisakah kau menungguku 7 tahun lagi?" kata seorang yeoja yang cantik.
"7 tahun? Itu tak masalah! Bahkan aku bisa menunggumu 100 tahun lagi!!" balas seorang namja yang bisa dibilang sangat sepadan dengan yeoja itu.
"Baiklah kau sudah berjanji! Jangan lupa ya 7 thun lagii!!" kata yeoja itu dengan senyum cerah.
"HAN EUN SANG AKU BERJANJI PADAMU UNTUK MENUNGGUMU TUJUH TAHUN LAGIII!!!" teriak namja tersebut.
"LEE TAEMIN TEPATILAH JANJIMU!!!!"teriak yeoja itu tak kalah kencanganya dan mereka tertawa bersama dan berpelukan.
Beberapa bulan sebelumnya...
"Hei, Eun Sang kau sudah dengar tentang beasiswa itu??" kata Eun Hae sambil duduk di sebelah Eun Sang.
"Hmm.. Beasiswa? Aku belum memikirkannya"jawab Eun Sang menutup buku yang dibacanya.
"Bagaimana mungkin kau belum memikirkannya? Bukankah kita sudah ingin lulus sekolah?"kata Eun Jo dengan kaget.
"Iya. Benar! Aku akan memikirkannya nanti. masih ada sesuatu yang belum bisa ku lepaskan"sahut Eun Sang sambil menerawang.
"Sesuatu? Apa itu?"tanya Eun Jo dengan penasaran.
"Masa kau tak tau?? Itu loh.. Senior Lee!!"sahut Eun Hae dengan canda dan disambut tawa oleh mereka bertiga.
Kelas kimia adalah kelas yang paliing membosankan itu juga yang dirasakan oleh Eun Sang. PIIP..PIIPP.. Tanda SMS masuk di hp Eun Sang langsung saja dia membukanya.
From: Namja
Hei, yeoja saat plg skola apakah aku bleh mnjemput mu??
Lalu, Eun Sang membalasnya. PIIP..PIIP.. Terdengar suara tnda SMS masuk dri hp seorang namja.
From: Yeoja
Baiklah, aku akan menunggumu.
"7 tahun? Itu tak masalah! Bahkan aku bisa menunggumu 100 tahun lagi!!" balas seorang namja yang bisa dibilang sangat sepadan dengan yeoja itu.
"Baiklah kau sudah berjanji! Jangan lupa ya 7 thun lagii!!" kata yeoja itu dengan senyum cerah.
"HAN EUN SANG AKU BERJANJI PADAMU UNTUK MENUNGGUMU TUJUH TAHUN LAGIII!!!" teriak namja tersebut.
"LEE TAEMIN TEPATILAH JANJIMU!!!!"teriak yeoja itu tak kalah kencanganya dan mereka tertawa bersama dan berpelukan.
Beberapa bulan sebelumnya...
"Hei, Eun Sang kau sudah dengar tentang beasiswa itu??" kata Eun Hae sambil duduk di sebelah Eun Sang.
"Hmm.. Beasiswa? Aku belum memikirkannya"jawab Eun Sang menutup buku yang dibacanya.
"Bagaimana mungkin kau belum memikirkannya? Bukankah kita sudah ingin lulus sekolah?"kata Eun Jo dengan kaget.
"Iya. Benar! Aku akan memikirkannya nanti. masih ada sesuatu yang belum bisa ku lepaskan"sahut Eun Sang sambil menerawang.
"Sesuatu? Apa itu?"tanya Eun Jo dengan penasaran.
"Masa kau tak tau?? Itu loh.. Senior Lee!!"sahut Eun Hae dengan canda dan disambut tawa oleh mereka bertiga.
Kelas kimia adalah kelas yang paliing membosankan itu juga yang dirasakan oleh Eun Sang. PIIP..PIIPP.. Tanda SMS masuk di hp Eun Sang langsung saja dia membukanya.
From: Namja
Hei, yeoja saat plg skola apakah aku bleh mnjemput mu??
Lalu, Eun Sang membalasnya. PIIP..PIIP.. Terdengar suara tnda SMS masuk dri hp seorang namja.
From: Yeoja
Baiklah, aku akan menunggumu.
"Huh! Tau begini lebih baik aku pulang sendiri! Lihatlah sudah jam 3! Ini sudah telat 2 jam dari waktu sekolah! Namja itu.. Dia benar-benar.."rutuk Eun Sang sambil membalikkan badan dan seketika berhenti berbicara krn ada seseorang di belakangnya yg membuatnya kaget.
"Benar-benar apa??"tanya seseorang itu dengan senyum jail.
"Lee Taemin! Kau benar-benar keterlaluan!! Namja apa kau menyuruh seorang yeoja menunggu sampai 2 jam?"kata Eun Sang kesal sambil memukul pelan Taemin.
"Iya.. Iya !! Mianhe.. Jeongmal mianhe, tadi di jalan aku terjebak oleh kawanan kucing jadi, aku terhambat"Taemin memberikan alasan.
"Alasan apa itu? Itukah yang kau bilang alasan? Dasar bodoh!"cibir Eun Sang.
"Sudahlah. Ayo cepat naik"kata Taemin menyodorkan helm kepada Eun Sang dan diambil olehnya.
Taemin menghentikan motornya di depan istana ehh.. Salah maksudnya rumah yg besar dan Eun Sang turun dari motornya.
"Terima kasih telah mengantarku"kata Eun Sang melepas helmnya.
"Kau berterimakasih? Apakah kau sakit? Seperti bukan dirimu saja berterima kasih kepadaku"menerima helmnya dari Eun Sang.
"Oh yasudah! Aku tarik kembali kata-kata ku! Sudah pulang sana!"Ein Sang membalikkan badan hendak meninggalkan Taemin.
"Yaa! Kau ini benar-benar tidak seperti yeoja di depanku!"kata Taemin yg menghentikan langkah Eun Sang.
"Jinjja? Tapi, walaupun begitu kau menyukaiku kan?"katanya dengan tampang jail.
"Ahh..itu.. Sudahlah aku ingin pulang! Jaga dirimu baik-baik. Bye!"kata Taemin menyalakan motornya dan melesat pergi sedangkan Eun Sang hanya bisa tertawa pelan.
Eun Sang membuka pintu rumahnya dan mengganti sepatunya dg sandal rumah.
"Aku pulang"kata Eun Sang seraya melangkah ke tangga.
"Eun Sang, kau sudah pulang"terdengar suara ahjumma dan menghentikan langkah Eun Sang di depan tangga.
"Eun Sang ayo makan bersama"kata Ahjumma itu duduk di meja makan bersama appanya.
"Eun Sang makan"kata appanya yg sibuk membca koran.
"Tidak"kata Eun Sang sambil terus menaiki tangga.
"Ayolah Eun Sang makanlah bersama kami"bujuk ahjumma itu.
"Aku tidak akan makan dengan orang yg tidak ada hubungan darahnya denganku"katanya dingin dan terus melangkah.
"HAN EUN SANG! Kau berbicara apa?"kata Appanya dengan suara berat.
"Aku tidak akan makan bersama orang yg tdak ada hubungan darahnya denganku!"Eun Sang mengulang perkataanya.
"Minta maaf kepadanya Eun Sang! Sekarang!!"Appanya mulain berteriak.
"Tidak akan"kata Eun Sang.
"HAN EUN SANG!! DIA SEKARANG ADALAH OEMMA MU!"teriak Appanya dengan marah.
"Sampai matipun aku tidak akan pernah meminta maaf dan mengakuinya sebagai Oemma ku!"kata Eun Sang sengit.
"Kau.. Benar-benar!!"appanya mulai mendekati Eun Sang.
"Appa, memilih wanita ini sbagai oemma ku?? Kau sudah gila appa!"kata Eun Sang dg nada yg sangat dingin.
"Kau ini..."tangan appanya mulai melayang dan..PLAKK.. Eun Sang terjatuh dri tangga.
"Cihh.. Kau lebih memilih ahjumma tak tau diri itu dri pada anakmu, Ahjussi"kata Eun Sang dgn penekanan di kata 'ahjussi' dan berlalri ke atas ke kamarnya.
Di kamarnya Eun Sang terdiam di meja belajarnya sambil mmemegang foto oemmanya.
"Oemma, selama kau tidak ada ahjumma itu semakin menjadi-jadi"kata Eun Sang dg nada membenci.
"Aku tdk tahan lagi oemma.. lebih baik aku mati .. Daripada hidup bersamnya.."kata Eun Sang dan air matanya mulai mengalir. TRRIITT...TRIIRIITT... Terdengar nada panggilan masuk dr hpnya dan di display hpnya tertulisa contact name Namja.
"Yobeoseyo. Ada apa kau menelponku?"Eun Sang mengubah nada bicaranya menjadi senormal mungkin.
"Aku hanya ingin berbicara kepadamu"jawab seseorang di seberang sana.
"Lee Taemin, kau tetap tak berubah"sahut Eun Sang dg tertawa kecil.
"Kalau aku berubah kau tdk akan menyukai kua lagi dong?"kata Taemin dg percaya diri.
"Mwo?? Percaya diri sekali kau! sikapmu seperti ini saja aku sudah muak!"kata Eun Sang iseng.
"Ahh.. Aku tak percaya!"sahut Taemin dan dimulailah percakapan dua sejoli itu di telepon dan Eun Sang terlihat tersenyum beberapa kali. Yahh... Hanya namja itulah yang bisa mengembalikan tawa Eun Sang, hanya naamja itulah yang bisa mengembalikkan hidup Eun Sang.
